Asslamuaalaikum wr.wb
Jumpa lagi di blog kesayangan kita,yang keren dan kece abis ini...
Nah kali ini saya akan bercerita untuk teman-teman semua.Tapi bukan dongeng tidur,melainkan cerita untuk sekedar humor.
Begini ceritanya....
Berawal dari seorang siswa yang sedang duduk di Sekolah Menengah Pertama,sebut saja dia "UDIN".Suatu hari Udin bersama teman-teman sedang belajar PKN,Pelajaran yang paling tidak dia sukai sama sekali.Ketika belajar Udin tidak pernah memperhatikan,sampai suatu saat dia tertidur di jam pelajaran ini.
Guru : "Udiiinnn !!!!" ( teriak Gurunya)
Udin : " whaa.."
Udin terkejut dan sangat malu, wajahnya memerah karena suluruh isi lokal tertawa kepadanya.
Guru : "Beraninya kamu tidur di jam pelajaran saya ya ! "
Udin : "maaf buk"
Guru : " maaf maaf, mudahnya kamu berkata begitu"
Udin : " maaf buk, saya tadi malam begadang buk"
Guru : " alasan ! "
Udin : " Maaf buk"
Guru : " coba kamu jawab pertanyaan ibuk !, siapa yang pertama merumuskan pancasila!?"
Udin : "Bukan saya buk" ( dengan spontanya)
Guru ; " kamu jangan main-main ya!! "
Udin : " Bener buk bukan saya" (ngotot)
Guru : " kamu!! , nanti pulang sekolah suruh orang tua mu menemui saya ! "
Udin : " baik buk"
Jam pelajaran pun berakhir, Udin memanggil bapaknya yang merupakan seorang anggota DPR.
Bapak Udin : " permisi buk, apa ibuk memanggil saya?"
Guru : " iya pak, ini anak bapak sudah keterlaluan , tadi saya tanya siapa perumus pancasila yang pertama dia jawab dengan tenang nya , bukan saya buk"
Bapak Udin : " kalau begitu saya minta maaf buk"
Guru : "ya.. pak, tapi kenapa dia seperti itu ? sedangkan bapak yang orang tuanya merupakan pemegang peran dalam Negara ini , mengapa anak bapak seperti ini?"
Bapak Udin : " baik lah buk, saya akan tanyakan kepada udin buk"
Bapak udin menanyakan kepada Udin, tapi udin masih teguh dengan jawaban nya.Setelah 1 jam , bapak Udin kembali kepada sang guru.
Bapak Udin : " Buk setelah saya mengintrogasi Udin, saya mengambil keputusan , bahwa memang bukan Udin yang merumuskan pancasila buk"
Guru : ( lansung Struk )
wkwkwkwkwk.... XD
nah sekian dulu cerita dari saya ya.. jika ada penulisan yang salah mohon dimaafkan :D
Kamis, 28 November 2013
Kamis, 07 November 2013
Tugas 3 Kota Bukittinggi
Hai semuaa , gimana kabar nya? mudah-mudahan baik ya , kalau lagi sakit mudah-mudahan cepat sembu "AAAMMIIIN"
Nah sekarang, saya akan memperkenalkan kota Bukittinggi.Tetapi tidak terlalu terperinci.
Lansung saja , Kota Bukittinggi merupakan kota yang luasnya relatif kecil dan suhu nya pun cukup dingin.Kota Bukittinggi ini dulu nya pernah menjadi ibu kota negara
Atau lebih tepatnya ditunjuk sebagai Ibu Kota Pemerintahan darurat Republik Indonesia ( PDRI ), setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda Dari bulan Desember 1948 sampai dengan bulan Juni 1949.
Kota Bukittinggi ini di sebut sebagai kota wisata.Di sini terdapat Benteng Fort De kock , Lobang Jepang , Ngarai Sianok ,Jam Gadang dan masih banyak lagi.
Untuk kali ini saya hanya akan menerangkan "Jam Gadang",yang menjadi ciri khas dari kota Bukittinggi.

Nah ini lah gambaran dari Jam Gadang."Kerenkan ?? "
Bentuk atap Jam Gadang telah mengalami tiga kali penyesuaian dari waktu ke waktu. Pada jaman Belanda, atapnya berbentuk bulat dengan patung ayam jantan di atasnya. Pada waktu Jepang berkuasa di tanah air, mereka mengganti bentuk atapnya seperti atap klenteng. Kemudian setelah kemerdekaan diproklamirkan, bentuk atapnya diubah menjadi bergonjong empat seperti atap rumah adat Minangkabau dan bermotifkan pucuk rebung.
Terdapat keunikan penulisan angka pada Jam Gadang. Angka empat yang seharusnya dilambangkan dengan ‘IV’ dalam bentuk Romawi, dituliskan ‘IIII’.
Nah sekian dulu,Kalau ingin buktikan bahwa Bukittinggi itu benar-benar indah , pergi lah berwisata ke sini.
"sampai jumpa di Bukittinggi".
Nah sekarang, saya akan memperkenalkan kota Bukittinggi.Tetapi tidak terlalu terperinci.
Lansung saja , Kota Bukittinggi merupakan kota yang luasnya relatif kecil dan suhu nya pun cukup dingin.Kota Bukittinggi ini dulu nya pernah menjadi ibu kota negara
Atau lebih tepatnya ditunjuk sebagai Ibu Kota Pemerintahan darurat Republik Indonesia ( PDRI ), setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda Dari bulan Desember 1948 sampai dengan bulan Juni 1949.
Kota Bukittinggi ini di sebut sebagai kota wisata.Di sini terdapat Benteng Fort De kock , Lobang Jepang , Ngarai Sianok ,Jam Gadang dan masih banyak lagi.
Untuk kali ini saya hanya akan menerangkan "Jam Gadang",yang menjadi ciri khas dari kota Bukittinggi.

Bangunan semacam tugu ini tingginya 26 meter dengan bulatan jam di keempat sisi bagian atasnya ini dibangun pada tahun 1826 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur atau Sekretaris Kota Bukit Tinggi waktu itu, Rook Maker. Jadi, umurnya sudah lebih dari 180 tahun. Pembangunannya diselesaikan oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh dan biaya pembangunan ‘hadiah’ ini mencapai 3.000 Gulden pada saat itu.
Bentuk atap Jam Gadang telah mengalami tiga kali penyesuaian dari waktu ke waktu. Pada jaman Belanda, atapnya berbentuk bulat dengan patung ayam jantan di atasnya. Pada waktu Jepang berkuasa di tanah air, mereka mengganti bentuk atapnya seperti atap klenteng. Kemudian setelah kemerdekaan diproklamirkan, bentuk atapnya diubah menjadi bergonjong empat seperti atap rumah adat Minangkabau dan bermotifkan pucuk rebung.
Terdapat keunikan penulisan angka pada Jam Gadang. Angka empat yang seharusnya dilambangkan dengan ‘IV’ dalam bentuk Romawi, dituliskan ‘IIII’.
Nah sekian dulu,Kalau ingin buktikan bahwa Bukittinggi itu benar-benar indah , pergi lah berwisata ke sini.
Langganan:
Komentar (Atom)